Pribadi Punya Prinsip-2
Lebih percaya diri dan aman. Tumbuh dengan keyakinan bahwa hidup yang selaras dengan “utara yang benar” akan menghasilkan kualitas kehidupan, sabar dan damai dalam proses itu. Keamanan mereka tidak berasal dari pekerjaan, asosiasi, pengakuan, harta milik, status, atau banyak faktor luar lainnya. Keamanan mereka berasal dari dalam – dari pemusatan hidup mereka pada prinsip-prinsip, dari kesetiaan mereka menjalani hidup selaras dengan hati nurani mereka.
Mampu menjalani kehidupan dengan lebih baik di mana ucapan-ucapan mereka selaras dengan tindakan-tindakan mereka. Tidak ada kepura-puraan yang disengaja, tidak licik menyembunyikan pikiran ganda (double-mindedness), tidak munafik.
Memfokuskan diri pada Lingkaran Pengaruh. Mereka tidak memboroskan waktu dan tenaga dalam Lingkaran Kepedulian. Mereka memusatkan diri pada sesuatu yang dapat mereka lakukan dan bekerja untuk memperbaiki hampir setiap situasi di mana mereka berada.
Membina kehidupan bathin yang kaya. Mereka menarik kekuatan dari pembaruan rohani mereka yang mereka lakukan secara teratur. Mereka memperkaya diri dengan literatur kebijaksanaan. Mereka merenung, melakukan meditasi, atau dengan cara-cara lain membina konteks, makna dan tujuan-tujuan dalam hidup mereka.
Memancarkan energi positif. Lebih ceria, menyenangkan, optimistik, positif dan bersemangat. Melihat berbagai kemungkinan. Mampu menetralisir atau menyingkirkan dorongan-dorongan kekuatan negatif yang besar dan memperbesar kekuatan-kekuatan yang lemah yang berada di sekitar mereka.
Lebih menikmati hidup. Tidak menghukum diri sendiri untuk setiap kesalahan tolol dan kesalahan sosial yang besar. Memaafkan diri sendiri dan orang lain. Tidak terus-terusan asyik mengenang masa lampau atau berandai-andai mengenai masa depan tapi hidup ceria pada saat ini, dan dengan hati-hati merencanakan masa depan, serta dengan luwes menyesuaikan diri dengan lingkungan yang terus berubah. Mereka mengembangkan kemampuan untuk menangkap sesuatu yang lucu dalam segala sesuatu yang terjadi (sense of humor); bisa menertawakan diri sendiri dan untuk itu tidak menyalahkan orang lain.
Success Bro,
Do the best, God takes the rest !!!
__________________________
“Pribadi Punya Prinsip” petikan dari buku karya Stephen R. Covey yang berjudul First Thing First. Stephen R. Covey adalah seseorang dengan kepribadian luar biasa, penulis buku best seller seperti The Seven Habits of Highly, First Thing First dan buku – buku lainnya.
Pribadi Punya Prinsip-1
Stephen R Covey adalah seorang penulis yang luar biasa. Buku- bukunya terkenal yang termasuk Best Seller dan memiliki pengaruh diberbagai kalangan formatio dan menjadi bahan – bahan pengembangan pribadi secara utuh dan dewasa.
Berikut Ciri – Ciri pribadi yang memiliki prinsip menurut Stephen R Covey :
Luwes dan spontan. Baginya jadwal penting tetapi tidak boleh terbelenggu rencana dan jadwal, hidup sebagai petualangan.
Memiliki hubungan-hubungan yang lebih kaya dan memberi banyak buah dengan orang lain. Janji dan ucapannya sejalan dengan perbuatannya, tidak bereaksi berlebihan terhadap perilaku negatif, kritik, atau kelemahan manusiawi. Mudah memaafkan, tidak suka memberi labeling, stereotype, dan berprasangka. Gembira atas keberhasilan orang lain dan memberikan dukungan, percaya akan potensi tersembunyi setiap orang. Menciptakan iklim untuk pertumbuhan dan memberi kesempatan bagi orang lain.
Lebih bersifat sinergis. Mampu bekerja sama guna mencapai visi bersama. Menghargai perbedaan dan percaya pada solusi-solusi alternative. Belajar membangun kekuatan dan berusaha menutup kelemahan dengan kekuatan-kekuatan orang lain. Mampu untuk memisahkan antara orang dan masalah dalam berkomunikasi. Mereka memfokuskan diri pada keprihatinan orang lain.
Terus-menerus belajar. Rendah hati, mudah menerima didikan, mencari literatur, dan mendengarkan orang lain, serta belajar dari pengalamannya.
Lebih terfokus pada upaya untuk memberi sumbangan. Menyalurkan waktu dan tenaga untuk memberi sumbangan daripada konsumsi, berupaya memberi daripada menerima, berorientasi pelayanan, dan meningkatkan kualitas kehidupan.
Menciptakan hasil-hasil yang luar biasa. Mengembangkan produksitivitas yang berjangka panjang, mendapatkan keahlian-keahlian baru, semakin mampu bekerja sebagai tim dan menerapkan prinsip-prinsip yang menentukan kualitas kehidupan.
Mengembangkan sistem kekebalan psikologis yang sehat. Mampu mengatasi masalah, dan tidak mudah lemah karena keuangan, kekecewaan. Memiliki sumber daya untuk tegak bangkit kembali.
Menciptakan batas-batas mereka sendiri. Mampu mengelola waktu, mengelola keuangan (termasuk investasi ke depan), menerapkan prinsip-prinsip dan kebijaksanaan guna memaksimalkan efektivitas dan produktivitas. Fokus dalam kerja pada saat energi dan kreatifitas mereka berada pada puncaknya serta mampu menyisihkan waktu untuk rekreasi.
Hidup dengan lebih seimbang. Tidak kecanduan kerja (workaholics), tidak fanatik sempit dalam keyakinan agama dan keyakinan politik. Mereka tidak melakukan diit berlebihan, atau pelahap rakus, kecanduan kenikmatan, atau martir yang melakukan matiraga secara berlebihan. Mereka aktif secara fisik, mental, sosial, dan spiritual. *** (bersambung …)
Success Bro,
Do the best, God takes the rest !!!
Ide Bisnis
Banyak pertanyaan tentang bagaimana memulai usaha. Jawabannya pun beraneka, ada yang harus cari modal dulu, harus mempelajari pasar, bahkan yang ekstrim modalnya nekad saja! Semuanya tak salah. Sebab, dari mana saja mau mulai berwirausaha, asal punya niat, tekad, ketekunan, keuletan, semangat tak mudah menyerah, pasti akan ada hasil yang dicapai. Banyak contoh nyata orang yang bermodal nekad bisa jadi pengusaha sukses. Tak sedikit pula pengusaha yang berawal dari persiapan matang akhirnya benar-benar sukses membesarkan usahanya. Banyak pengusaha sukses bisa diwakili oleh sebuah kalimat bijak yang sudah sering kita dengar, yakni asal ada kemauan, pasti ada jalan, “When there is a will, there is a way.” Nah, lantas, jika kita sudah ada kemauan, usaha apa yang bisa ditekuni? Untuk mengeksplorasi jenis usaha yang bisa ditekuni sebenarnya modalnya A (amati), T (Tirukan), M (modifikasi) yakni :
1. Amati yakni melihat sekeliling Anda, ada banyak jenis usaha yang bisa Anda tekuni. Mulai dari yang sudah banyak digeluti orang lain atau itu barangkali bisa menemukan sejumlah kebutuhan orang yang belum tersentuh sehingga bisa jadi ladang bisnis baru. Ambil contoh, lihat kendaraan berseliweran, kalau bisa utak-atik kendaraan kenapa tidak coba buka usaha bengkel? Biar lebih spesifik, buat bengkel yang layani siap dipanggil kapan saja, kalau perlu 24 jam!
2. Tirukan. Coba tirukan bisnis yang ramai pelanggan dan lihat apa kunci sukses yang membuatnya laris. Apakah lokasinya, rasanya, atau pelayanannya yang unik. Tirukan saja kunci sukses yang membuatnya ramai. Salah satu cara meniru yang sekarang sedang tren yaitu usaha dengan sistem waralaba. Pemilik usaha dengan sistem waralaba sebenarnya sudah merelakan usahanya di-copy paste oleh jaringan waralabanya, dan itu sah-sah saja, bahkan senang karena jaringan usahanya makin membesar. Karena itu, jangan segan jika bertemu dengan bisnis yang ramai, kalau mau ajaklah kerja sama, dengan begitu dalam meniru langkah suksesnya Anda bisa lebih pasti.
3. Modifikasi. Kalau sudah menemukan jenis usaha yang akan dicontoh, jangan asal contek saja. Ubahlah berdasar kreativitas Anda. Misalnya biar makin ramai Anda gunakan cara yang unik, contoh bikin bakso yang kotak, atau bakso yang dibakar. Gunakan pula promosi yang unik. Misalnya beri kejutan gratis bayar untuk konsumen mangkuk ke-100, serta berbagai jenis promosi unik lainnya.
Yang penting, jika sudah menemukan jenis usaha yang ingin Anda geluti, segera take action! Lakukan dengan sepenuh hati dan terjuni dengan tekad kuat agar berhasil. Ingat. Peluang ada di mana-mana, tapi peluang baru benar-benar jadi uang kalau Anda mau mewujudkannya.
Artikel disarikan dari: Agoeng W.
Success Bro,
Do the best, God takes the rest !!!
Remaja Jadi Wali Kota
Oleh Ki Menggung
Seorang yang baru berusia 19 tahun secara mengejutkan terpilih menjadi wali kota. John Tyler Hammons, mahasiswa University of Oklahoma, terpilih menjadi Wali Kota Muskogee dan memimpin 38.000 warga kota di negara bagian Oklahoma itu, Rabu 14 Mei 2008. Hammons mengambil jurusan ilmu pilotik dalam kuliahnya yang masih dua semester, dia lulus SMA setahun lalu. Hasil pemungutan suara, Hammons meraup 70 persen. Ia bahkan mengalahkan mantan Wali Kota Hershel Ray McBride, kata Bill Bull, Sekretaris Badan Pemilihan Muskogee County. “Kepercayaan publik pada saya adalah segalanya, dan ini pengalaman paling hebat dalam hidup saya,” kata Hammons.
Hammons yang akan diambil sumpah pada pekan depan mengatakan, ia berencana melanjutkan kuliahnya. Saat diwawancarai ABCNews.com, dia menyatakan sangat gembira dengan kemenangan itu. Meski langka seorang remaja memimpin sebuah kota, dia tetap merasa normal sebagaimana remaja lain”. Terpilih menjadi wali kota tidak membuat saya berhenti kuliah, akan menjadwalkan waktu sebaik mungkin sehingga bisa menjalankan tugas wali kota sambil kuliah.
Hammons berharap jabatan itu adalah awal karir politiknya dan yakin bidang yang dipilih adalah jalan terbaik untuk masa depannya. Hammons mengatakan, programnya yang cocok dengan keinginan warga adalah keterbukaan dan membuat warga tahu tentang operasional kota. “Muskogee adalah tempat yang sangat beragam. Kita harus memecahkan segala rintangan dan saya rasa dengan kemenangan saya, kita bisa melakukannya, “ ujarnya. ***
(disarikan dari berbagai sumber).
Success Bro,
Do the best, God takes the rest !!!
Bertindak Tanpa Kekerasan
Oleh : Ki Menggung MS
Bertindak tanpa kekerasan merupakan tuntutan rasa kemanusiaan. Rasa kemanusiaan mempertemukan pada kelembutan hati dan belas kasih. Manusia beriman berani hadir pada inti pusat yang menyatukan umat manusia. Manusia ditantang mencintai semua ciptaan tanpa merusak, meski alam diperuntukan bagi kepentingan semua orang namun keberadaannya tergantung pada manusia memperlakukannya. Bertindak tanpa kekerasan memunculkan solidaritas antar manusia dalam kebenaran dan kebaikan, menyingkapkan keadaan nyata hidup manusia yang ditandai kekerasan, ketidakadilan dan konflik.
Setiap individu memiliki nurani, hak azasi dan martabat sama. Pada dasarnya pelaku tindak kekerasan tetap memiliki rasa kemanusiaan. Kemanusiaan mereka mungkin dinodai ideologi, keagamaan dangkal, keinginan berkuasa, dan digelapkan oleh kebiasaan tindak kekerasan.
Seruan menghidupkan rasa kemanusiaan dan kesetiaan pada kebenaran dengan bertindak tanpa kekerasan memerlukan keberanian dan kekuatan batin. Perbuatan memupuk rasa kesatuan, solidaritas dengan sesama manusia dan seluruh alam ciptaan ini. Action is power, kalau demikian manusia akan menemukan sumber kekuatan untuk menyelesaikan segala perpecahan dan konflik karena manusia mau tetap kembali ke dalam jati diri hidup manusia. *** bro
Salam Success bro !!
All’s Well that Ends Well !
![]()


