SH Mintardja Pemegang rekor Kisah “Terpanjang”

Posted: September 26, 2009 in Budaya
Tags: , , , , , , , ,

SH Mintardja adalah pengarang cerita silat Indonesia (Jawa) terbesar, yang mengarang banyak cerita silat, salahSH Mintardja satunya memegang rekor kisah ‘terpanjang’, yakni ‘Api Di Bukit Menoreh’. Kisah lainnya yang populer adalah ‘Naga Sasra dan Sabuk Inten’, yang ditulis sebelum ‘Api’.

Tapi produktivitasnya juga tidak diragukan. Selama sekitar tiga dekade ia menulis Api di Bukit Menoreh tanpa henti. Harian lokal Kedaulatan Rakyat langsung memuatnya. Jika S.H. Mintardja sakit, misalnya, koran ini akan memuat pengumuman penghentian lanjutan cerita.

Hebatnya, di saat dikejar tenggat Api di Bukit Menoreh sejak 1967 sampai menjelang meninggal, ia sempat menulis sejumlah judul lain yang juga cukup terkenal seperti Pelangi di Atas Singosari, Yang Terasing, sampai Matahari Esok Pagi. Kepopuleran karya S.H. Mintardja sangat terbantu dengan sandiwara tradisional kethoprak yang digemari warga Jawa Tengah, Yogyakarta, sampai Jawa Timur.

Mereka yang bukan tipe pembaca buku memahami cerita rekaan S.H. Mintardja dari kethoprak, baik yang pentas di alun-alun atau televisi lokal. Kethoprak ini tak hanya dipanggung- panggung, tapi juga lewat televisi. Nagasasra dan Sabukinten pernah menjadi seri kethoprak di televisi Yogyakarta meski tidak sampai tamat.

Tidak hanya itu, bagian awal Api di Bukit Menoreh pernah dijadikan film pada 1970-an. Selain produktivitas, kelebihan S.H. Mintardja adalah kedekatan emosional. Meski menulis dengan bahasa Indonesia, ia membaluri dengan nuansa Jawa. Ia menyebut waktu, misalnya, dengan istilah yang hampir dilupakan seperti sirep uwong atau sirep bocah. Soal plot, S.H. Mintardja sangat longgar. Dalam Nagasasra dan Sabukinten misalnya. Ia bercerita bagaimana dedikasi tentara Demak, bernama Mahesa Jenar, mencari dua keris yang dicuri dari istana Demak. Butuh cerita panjang di kawasan Mentaok sebelum akhirnya pembaca diajak ke tema awal: pencarian keris. Begitu pula dengan Mintardja, koran lain di wilayah itu tidak mau kalah. Suara Merdeka melirik nama penulis lain. (sumber: Koran Tempo Edisi 30 Oktober 2005)

menggung001

Api Di Bukit Menoreh,  Klik Judul Berikut:

1. Api Di Bukit Menoreh Jilid 001 – 025

2. Api Di Bukit Menoreh Jilid 026 – 050

3. Api Di Bukit Menoreh Jilid 050 – 075

4. Api Di Bukit Menoreh Jilid 075 – 100

5. Api Di Bukit Menoreh Jilid 101 – 125

6. Api di Bukit Menoreh Jilid 126 – 150

7. Api Di Bukit Menoreh Jilid 151 – 175

Sabar, tunggu  lanjutannya…

Comments
  1. Panji S. says:

    Very good,
    buku cerita yang sarat dengan falsafah Jawa. Pembaca diajak oleh pengarang mengalir bersama tokoh – tokoh yang luar biasa. Menemukan jati diri dalam hidup terutama Agung Sedayu…
    bacaan bekualitas.

    ku tunggu lanjutannya. Thanks
    Salam sesama pencinta Api Di Bukit Menoreh

  2. Panca says:

    Syukurlah, setelah sekian lama terputus dari Tlatah Menoreh, Akhirnya Kutemukan juga (sungguh rasanya seperi menemukan harta karun)…….. Matur Nuwun Ki Menggung, kapan jilid 176 dan seterusnya bisa didownload

  3. widodo.wr says:

    Saya sudah pernah baca cerita ini dari koran KR,dan kini sedang baca lagi dari media elektronika cerita Api Di Bukit Menoreh ,namun tidak pernah bosan. Cuma terus terang saja saya belum pernah pergi ke Bukit Menoreh ,mohon kesediaan Ki Menggung untuk bercerita sedikit tentang dimana dan bagaimana jalan menuju Bukit Menoreh ? Mudah-mudahan bisa memberikan pencerahan bagi sesama pecinta Api Di Bukit Menoreh.

    Terimakasih sebelumnya,
    salam untuk semua

  4. Marcellinus Tunggul Yuananta says:

    Terima kasih sebelumnya karena saya penggemar APDM dari SD & terputus saat saya di akademi BPLP Smg dan sekarang setelah puluhan tahun saya bisa membacanya lagi terutama dengan falsafah dan karakter tokoh2nya semua ada.

    Terima kasih banyak
    All the best

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s