Diam
Diam aku dalam diri, Diam aku dalam keheningan
Diam aku hingga menjadi tenang, Tenang dan semakin tenang
Tanpa suara, tanpa suara, Namun menyerap suara yang datang
Dari kediaman batin terdalam
Tak bicara sepatah katapun,
Namun ada percakapan dalam hati
Antara Engkau dan aku begitu mesra,Begitu intim
Tanpa ada gangguan
Diam aku dalam diri, Diam aku dalam keheningang hati
Kututup telinga dari kebisingan dan kubuka telinga hatiku
Kututup mataku dan kubuka mata batinku
Tuk, memasuki diri, kutemukan keindahan
Dalam diam, Dalam hening, Dalam ketenangan
Kulihat kejernihan hingga tampak dasar-dasarnya
Kutemukan itu bagai air yang tenang dalam sebuah kolam
akan terlihat keindahan yang menakjubkan”.
(Rereat 5 Juni 2008, Salam dr Lucyan)


